Maluku, Digital Industry & RI 4.0 (Part 1 Introduction)

Industri digital bergerak sangat cepat. Teknologi konvensional perlahan mulai digantikan dengan teknologi sistem automasi atau robot. Pekerjaan yang bersifat rutinitas benar - benar tertinggal dibanding dengan cara kerja orang - orang yang berpikir kreatif dan inovatif.

Digital Industri Networking
Digital Industri Networking
image source : www.suaramerdeka.com

Lantas bagaimana dengan masa depan generasi Maluku milenial agar mampu survive dalam kanca revolusi industri 4.0 ? taukah anda bahwa Maluku tertinggal sangat jauh untuk berkompetisi dalam dunia industri digital ? 

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, terlebih dahulu kita akan menguji hipotesa "Maluku selalu survive dalam setiap perubahan zaman" berdasarkan fakta sejarah.

Mulai dari eksistensi Maluku di masa kejayaan Nusantara, hingga eksodus keturunan Mongolia ke Asia Tenggara, Maluku masih berdiri tegak. Dari masa berdirinya Palembang Parameswara hingga kejayaan Mataram, Maluku masih tetap berdiri tegak. 

Peperangan demi peperangan terus terjadi hingga masa kolonialisme, Maluku masih tetap eksis. Sebut saja negara - negara besar seperti Spanyol, Inggris, Jepang, Belanda, Arab, India (dan masih banyak lagi) terus bergantian berdatangan ke Maluku hingga terjadi banyak akulturasi social dan budaya. Sekali lagi, Maluku masih tetap eksis.

Pasca PD II hingga proklamasi kemerdekaan Indonesia pun Maluku tetap terbukti survive dalam peperangan dunia terbesar dalam sejarah tersebut, bahkan salah satu basis pecah perang yaitu di Maluku sendiri dengan lokasi seperti di Morotai ataupun Saumlaki, orang Maluku sendiri yang berperang melawan penjajah.

Hingga yang terakhir propaganda dibalik kerusuhan Ambon berdarah 99 yang mengatas namakan agama, padahal hanya permainan politik dari orang - orang yang rakus harta dan kekuasaan.

MALUKU MASIH TETAP EKSIS !

Hipotesa "Maluku selalu survive dalam setiap perubahan zaman" telah terbukti dengan eksistensi Maluku hingga sekarang.

Kembali ke pertanyaan di atas. Apakah jiwa survive kemalukuan ini akan terus ada hingga era Revolusi Industri 4.0 dan masa depan ? apakah ada orang Maluku yang sudah mengerti industri digital dan survive di dalamnya ? atau bahkan genarasi Maluku milenial sendiri belum mengerti perubahan zaman modern RI 4.0 itu sendiri ?

Jawabannya tentu saja sudah ada orang Maluku yang berkecimpung dalam era industri digital dalam skema RI 4.0, bahkan beberapa di antaranya adalah anak - anak muda kreatif dan inovatif dalam berbagai kategori sayap industri.

Siapa saja mereka ? Mengapa mereka harus berpikir keras untuk melawan ketertinggalan Maluku dibanding hanya protes yang tak berujung ? Bagaimana cara mereka mampu meloncati ketertinggalan Maluku dan survive dalam industri digital ?

Jawabannya ada dalam artikel selanjutnya.




#tahuribabunyi #MalukuMilenial #MalukuRI4.0

Share this:

 
Copyright © tahuribabunyi. Designed by OddThemes