TRADISI

ULASAN

WISATA

Latest Updates

6 Fakta Cengkeh Maluku

12:19:00
Kita akan sepakat djika ada orang yang mengatakan kopi dan pisang adalah hasil komoditi Brazil, Anggur yang didominasi orang Eropa, atau kurma di Timur Tengah. Ternyata Indonesia juga punya tanaman khas dan menjadi incaran bangsa - bangsa di dunia. Lebih tepatnya di Maluku, terdapat tanaman yang paling terkenal bahkan sejak masa SM yaitu CENGKEH (Syzygium aromaticum, syn. Eugenia aromaticum). 

cengkeh maluku
Cengkeh
image source: http://img.antaranews.com

Berikut ini adalah fakta yang akan membuat anda terkagum - kagum dengan tanaman unik ini ;
 
#1. Medis & Bumbu Masakan

Olahan cengkeh dalam dunia medis paling umum sebagai pembersi mulut dan menyembuhkan sakit gigi karena memiliki fungsi anastetik dan mirobial, sedangkan pada musim dingin, cengkeh sangat beguna dalam metamolisme tubuh khususnya memperlancar peredaran darah dan membantu proses asimilasi/pembakaran dalam lambung. Pada abad ke-4, pemimpin Dinasti Han dari Tiongkok memerintahkan setiap orang yang mendekatinya untuk mengunyah cengkeh agar tidak bau mulut.

#2. Peribadatan


Di cina, cengkeh digunakan untuk keperluan dupa yang dikolaborasikan dengan komponen/rempah - rempah lainnya.

#3. Sejarah Dunia

Fakta berikutnya mengenai cengkeh adalah terlibat sebagai komoditi dunia seperti pada bangsa Mezir digunakan dalam proses mumifikasi yaitu mengawetkan mayat dengan cara meracik dan meletakan rempah - rempah di dalam mayat. Pada masa Romawi, cengkeh digunakan sebagai bahan obat - obatan dan masakan para pejabat. Hingga ke Spanyol (Tordesilas), Portugis (Kesultanan Ternate) dan Belanda (Hongitochten), cengkeh masih eksis sebagai alat tukar menukar sekaligus komuditi utama bangsa - bangsa.

#4. Barter

1 kg cengkeh setara dengan emas 7 gram pada masa 3G (gold, glory, gospel).

#5. Tanda Penyebaran Keturunan Maluku

Cengkeh ternyata tidak cukup dibeli pada masa barter, keterlibatan orang Maluku juga penting dalam mengolah cengkeh dalam berbagai hal, misalnya dalam proses memasak atau pengobatan, orang Maluku sebagai pemilik tanaman ini yang paling paham cara mengolahnya. selain dibudidayakan di berbagai negara seperti di Guyana, Brazil, Zanzybar, Madagazkar dll, daerah - daerah tersebut juga sebagai tenda penyebaran keturunan Maluku berdasarkan penyebaran cengkeh sejak zaman SM.

#6. Hanya di Maluku


Cengkeh asli hanya tumbuh di Maluku, sekalipun telah dibudidayakan di berbagai daerah seperti Makasar dan luar negeri, rasa panas pedasnya tidak sama persis dengan yang tumbuh di Maluku.


Selain cengkeh, masih banyak lagi tanaman - tanaman unik di Maluku seperti Pala, Lemon Cina, Lontar dll. Lebih jelasnya, anda bisa membaca ebook ilmuan terkenal Rumphius dengan judul AMBOINA BOTANICA yang memaparkan setiap tanaman - tanaman unik yang hanya ada di Maluku.



source
https://uminoty.wordpress.com
sejarah VOC


#TahuriBabunyi

Semangat MASOHI: Mari Katong Bantu Basudara Negri Wahai

09:13:00
 
Salam Pela Gandong !

Negri Wahai, Kec. Seram Utara berduka setelah musibah kebakaran di sebuah pasar tradisional pada jumat pagi 02-03-2017 pukul 02:00 WIT. Hingga kini proses renovasi dan perbaikan dari berbagai pihak telah dilaksanakan guna memulihkan area lokasi bencana dan korban.

Musibah yang ditaksir menelan kerugian sebesar 5 miliar rupiah ini membuat sesama orang basudara Maluku bersimpati sehingga mengambi inisiatif untuk melakukan penggalangan dana. Seperti pada beberapa orang di sebuah grup FaceBook Catatan Sejarah Ina Ama Wemale Alune yang dimotori oleh Jimmy Roberto Saija dengan kerjasama HIPMA SERUT, penggalangan dana telah berlangsung pada jumat malam 03-03-2017 dan telah mendapat respon dari sesama anggota grup antara lain Fhay Blaugrana, Dave Aswe, Ameldha, Anna Letilady Mesloy, Ivar Wella dkk.


Santunan ini diberikan secara sukarela melalui rekening uci Kiki Hulansabban selaku bendahara II Himpunan Mahasiswa Seram Utara (HIPMA SERUT). Awalnya anggota grup FB ini tidak saling kenal, tapi karena memiliki inisiatif yang sama yaitu ingin membantu basudara di Wahai maka saling kontak dan broadcast informasi pun dilakukan hingga penggalangan dana ini bisa berjalan. Bagi Basudara di Kota Ambon yang ingin berpartisipasi dalam penggalangan dana ini, bisa langsung hadir di lapangan merdeka dan Bundaran Poka pada sabtu 04-03-2017 dalam stand HIPMA SERUT dengan kontak sebagai berikut :

Nama : KIKI HULAN SABBAN
telp/WA : +6281240888028
Norek : (BRI) 4976-01005729537
Jabatan : Bendahara II HIPMA SERUT 2017

Penggalangan dana ini akan terus di-follow up oleh admin TahuriBabunyi terkait distribusi dana hingga pencapaian akhir.


Semangat MASOHI terbukti tetap eksis dan mampu beradaptasi di tengah kecanggihan internet dan social media, apa ruginya memanfaatkan fasilitas ini untuk membantu sesama orang basudara ? 

musibah kebakaran pasar Negri Wahai - Seram Utara

Potong di kuku, rasa di daging. Ale rasa beta rasa.
salam,

#TahuriBabunyi

9 Instrumen Dibalik Kepiawaian Perang Orang Maluku

15:46:00
Akal budi merupakan unsur makhluk hidup yang hanya dimiliki manusia, oleh karena itu manusia berada pada tingkat tertinggi dalam rantai makanan disamping unsur - unsur lainnya. Keberadaan manusia yang memiliki akal budi ini tidak serta - merta menjamin kesejahteraan dalam keberagaman budaya antar bangsa sehingga perang secara transparan maupun secara tersembunyi masih kerap terjadi bahkan di dalam negara sendiri. 

Seni Perang Orang Maluku
Wakasihu, Kapitan Wate Aru
image source : http://rudyalan.blogspot.co.id/p/wakasihu.html

Dengan demikian, otomatis setiap bangsa memiliki sistem pertahanan baik skala moderen maupun tradisional yang kental dengan adat. Misalnya di Maluku yang telah terbukti melahirkan banyak pahlawan pemberani dan perkasa. Kepiawaian dalam seni perang orang Maluku umumnya memiliki 9 instrumen utama yaitu ;

#1 Parang
Parang secara umum merupakan senjata/ perkakas yang digunakan dengan cara dipegang dan diayunkan untuk menebas musuh. Yang unik dengan parang khas Maluku pada umumnya adalah memiliki ukuran yang panjang layaknya parang Kapitan dan sudut lancip di bagian depan, beberapa negri adat memiliki parang yang sangat unik. Jenis parang yang paling berbahaya adalah parang yang ditempah bukan dari besi, tapi dari sejenis batu karang yang kaya akan unsur besi. Parang jenis ini tidak bisa patah ataupun berkarat.

#2 Salawaku
Lazimnya disebut perisai, merupakan instrumen yang digunakan bersamaan dengan parang. Jika parang melambangkan 'serang' maka salawaku melambangkan 'pertahanan'. Biasanya dipegang menggunakan tangan kiri, berguna untuk menangkis serangan serta mengatur keseimbangan prajurit adat. Ukuran salawaku yang ideal disesuaikan dengan postur prajurit dan memiliki berat yang seimbang dengan parang. Akan tetapi untuk level Kabaresi (prajurit adat dengan pakaian tempur lengkap) salawaku biasanya berukuran sangat besar dan panjang, begitupun dengan  parangnya.

#3 Tombak
Jika parang digunakan untuk menebas, maka tombak digunakan untuk menusuk. Tombak terbuat dari kayu besi yang panjang dan ujungnya terdapat logam tajam dengan beraneka bentuk, umumnya berbentuk trisula. Tombak memiliki makna patokan perbatasan wilayah, prajurit yang menggunakan tombak adalah prajurit yang benar - benar piawai dalam strategi duel jarak dekat ataupun jarak jauh untuk tetap mempertahankan wilayah yang sementara diserang.

#4 Busur & Kalawai
Sama halnya dengan bangsa lain, Maluku juga menggunakan busur dan kalawai/ anak panah untuk menghalau musuh jarak jauh. Senjata ini paling umum digunakan oleh orang Maluku Tenggara atau lebih tepatnya orang Kei Evav. Prajurit adat yang bertugas memegang instrument ini adalah prajurit yang sangat bisa mengendalikan diri dan mampu berkonsentrasi dalam situasi sesulit apapun, mulai dari memperkirakan kelembaman udara, kecepatan dan arah angin, membidik hingga menembak harus benar - benar diperhitungkan dengan baik. 

#5 Tifa & Tahuri
Kedua unsur ini merupakan alat musik khas Maluku. Tifa dipukul dan tahuri/ terompet kerang ditiup. Gunanya adalah sebagai penyemangat dan menjaga agar prajurit tetap berada pada irama/ tempo. Misalnya emosi setiap prajurit harus berada pada tempo yang sama, setiap pergerakan prajurit pun harus sesuai dengan suara tifa dan suara tahuri yang terus - menerus membakar semangat setiap prajurit. Tifa tahuri sering digunakan untuk ritual cakalele sebelum para prajurit turun perang.
 
#6 Bambu
Tidak ada yang spesial dengan instrumen ini, akan tetapi bambu sangat berbahaya jika digunakan dalam berperang. Bagi para kapitan ataupun tetua adat level tinggi, mereka biasanya tidak mau menginterfensi perang secara langsung, cukup memerintahkan bambu untuk terbang dan menikam lawan maka bambu tersebut akan langsung terbang dan menikam lawan secara mistis.
 
#7 Sandi
Setiap negri adat memiliki pasukan militernya sendiri, sementara antar negri saja menggunakan bahasa mereka masing - masing. Sesama prajurit Alifuru bisa saling mengetahui mana kawan dan mana lawan dari jenis simbol kakehan yang ada pada tubuh ataupun hiasan pada salawaku mereka. Bagi sebagian prajurit yang lain, warna kain berang dan ikat kepala memiliki arti tersendiri seperti pada Maluku Tenggara yang menggunakan ikat kepala dengan motif - motif rahasia. Semua itu merupakan bagian dari sistem sandi Alifuru disamping bahasa Tanah.

#8 Senjata Rakitan
Inilah yang jarang sekali diketahui banyak orang luar. Hanya dengan modal perkakas, korek api dan pipa besi, anak - anak Agas sudah bisa membuat bom dengan skala ledak tinggi. Tidak ada yang mengetahui bagaimana anak - anak kecil di Maluku bisa merakit senjata, bom, longser dan TNT, yang jelas mereka ada dan tersebar di hampir seluruh Maluku tanpa diketahui banyak orang. Anak - anak ini memiliki tugas khusus dalam berperang yaitu membakar dan meledakan atau lazimnya disebut 'pasukan sapu rata'. Bayangkan skill anak - anak saja sudah begitu, bagaimana dengan orang dewasa ?

#9 Leluhur & Tuhan
Inilah kunci kepiawaian strategi perang orang Maluku. Kami kental dengan adat, menghormati leluhur/ pendahulu dan menyembah Tuhan yang benar. 
- - -

Sejarah merupakan saksi bisu kepiawaian orang Maluku dalam berperang yang tidak pernah kalah melawan bangsa lain kecuali karena di adu domba (politik adu domba). Mulai dari jaman dulu hingga jajaran Kapitan bahkan hingga sekarang ini, eksistensi seni perang orang Maluku mutlak dan rapih untuk melindungi tanah tumpah darah. Oleh karena itu, penting bagi generasi penerus (Anak Alifuru) agar pandai menilai dan menghadapi isu profokatif.



#TahuriBabunyi

Katong Samua Orang Basudara (from the beginning)

04:00:00

Penduduk kota Ambon merupakan salah satu penduduk kota yang multi etnik sebagai contoh nyata ciri kehidupan orang Maluku. Hal ini merupakan fakta sejarah dari realita kehidupan yang telah berlangsung ratusan hingga ribuan tahun yang lalu. Eksistensi budaya, agama, ras, dan bahkan sistem hukum pranata adat mampu berperan sebagai faktor keteraturan di tengah pluralisme serta menjadi bukti nyata kuatnya persatuan semboyan negara kita "bhineka tunggal ika" atau lasimnya dalam bahasa serapan Ambon "katong samua orang basudara".
ilustrasi persaudaraan
image source: https://cdns.klimg.com/newshub.id/news/2016/09/01/93725/750x500-tingkatkan-pariwisata-maluku-gelar-pesta-teluk-ambon-2016-160901l.jpg

Ciri sistem kehidupan yang indah ini tentu berakar pada sistem hukum dan pranata adat Orang Maluku yang terpetakan atas enam wilayah kultur utama (belum termasuk Maluku Utara) yaitu; Maluku Tengah, Pulau Buru, Maluku Tenggara, Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya dan Kep. Aru. Keenam wilayah ini memiliki sistem hukumnya sendiri seperti pada tabel berikut :

sistem hukum dan pranata adat orang Maluku
Berdasar data dalam tabel tersebut, dapat dijelaskan bahwa dalam diri orang basudara ada anak negri Nusa Ina, di Pulau Seram, Lease, Ambon dan Banda yang berhukum adat Pata-Siwa dan Pata-Lima dengan pranata kekerabatan Pela Gandong. Anak negri Bupolo di Pulau Buru dengan Kai-Wai. Anak negri Evav di Maluku Tenggara berhukum adat Lorsiv-Lorlim dengan Ain ni Ain. Anak negri Tanimbar dengan hukum adat Duan Lolat. Anak negri Maluku Barat Daya dengan hukum adat Kalwedo (balas: Kidabela !). Anak Jargaria dari Aru dengan pranata adat Sina Kena Sita Eka Etu. Keseluruhan sistem hukum ini bermuara pada pengertian orang basudara yang ada di dalam hati dan jiwa.

Realita ini tetap terpelihara dengan baik hingga sekarang. Representasi nyata dapat dilihat dalam keberagaman orang Ambon asli/tuni/tulen yang terpetakan dalam pemukiman di Pulau Ambon berdasar daerah asal misalnya ;

#1 Wae Ame (Wayame) artinya sungai ame, adalah salah satu wilayah yang terletak di salah satu pesisir Pulau Ambon. Di wilayah ini terdapat kampung Kota Jawa yang terbentuk karena adanya komunitas keturunan Jawa. Kekuatan 'orang basudara' di daerah ini bisa dibilang cukup kuat karena pada masa konflik Ambon berdarah (1998-2001), daerah ini dinyatakan paling aman karena tidak terpengaruh isu provokasi kerusuhan.

#2 Batu Merah (bahasa Wemale : Hatu Kao) merupakan salah satu negri adat tertua di Pulau Ambon dengan mayoritas agama Islam. Uniknya, Batu Merah memiliki Pela dengan Negri Passo dan Gandong dengan Negri Ema yang mayoritas Kristen.

#3 Kampung Mardika (Belanda : Mardijker = tawanan yang dibebaskan). Daerah ini dulunya merupakan area tawanan yang dipekerjakan sebagai kompeni Belanda dan kemudian dibebaskan, di kemudian hari terbentuklah kampung Mardika. Sebelum Belanda menduduki Ambon, di lokasi ini Portugis telah membangun benteng kota Nossa Sendora de Anunciada yang merupakan embrio kota Ambon, setelah dikuasai Belanda, benteng ini kemudian dinamakan New Victoria. dan pemukiman orang Mardijker ada di sampingnya. Wilayah ini merupakan petuanan Negri Soya dan berbatasan dengan Batu Merah, berada pada Soya Kecil kecamatan Sirimauw.

#4 Urimessing adalah nama negri  yang terletak di kecamatan Nusanive berbatasan dengan wilayah petuanan negeri Soya dan Amahusu. Negri ini membawahi kampung Kusukusu, Mahia dan Tuni sampai berbatas ke kelurahan Waihawong. Di daerah ini dulunya terdapat pemukiman keturunan Arab, Cina, Persia (Iran) dan beberapa negara eropa karena berada persis di dekat pelabuhan Slamet Riyadi yang merupakan pusat perdangangan.

Dalam kearifan lokal orang Maluku, ungkapan 'katong samua orang basudara' berarti 'kita semua bersaudara' yaitu setiap anak negri yang berasal dari maluku baik itu asli/tuni/tulen, keturunan campuran atau bahkan pendatang yang merasa memiliki ikatan dengan Maluku dimana perbedaan bukan menjadi masalah, sehingga ungkapan ini mempunyai makna yang sangat mendalam dan mengikat. 

Lalu, apakah ungkapan 'katong samua orang basudara' hanya berlaku secara filosofis untuk orang Maluku ? bagaimana dengan daerah lain di Indonesia ? bagaimana dengan orang di negara lain ?. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, diperlukan refleksi pribadi yang serius yang mengatas namakan kemanusiaan.



Source : katong samua orang basudara, marthen m. pattipeilohy
#TahuriBabunyi

Mentari Mahakena : Wakil Maluku di Ajang Puteri Pariwisata Indonesia 2016

05:03:00

Mentari Astried Mahakena
Setiap orang yang terlahir di dunia pastinya memiliki talenta masing - masing, ada yang bisa bernyanyi, main musik, atletis, memasak dll. Oleh karena itu, ada tiga tipe orang dalam hal memperlakukan telenta yaitu menyimpannya, menggunakannya, dan bahkan menggandakannya (multi talenta). Sama halnya dengan Mentari, jujaro Maluku yang cantik ini memilih mengembangkan talentanya dalam ajang Puteri Pariwisata Indonesia 2016 (disingkat PPI).

Nona manis yang memiliki nama lengkap Mentari Astried Mahakena ini memilih terjun dalam ajang PPI 2016 sambil menyandang status mahasiswi Universitas Pattimura Ambon. Tentunya Mentari sudah mengantongi sejumlah pengalaman sebagai bekal dalam ajang PPI 2016 seperti; Juara 1 Lomba Matematika SD St. Andreas Kinamang Manado, Mahasiswa Berprestasi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Pattimura Tahun 2014, Duta Bahasa Provinsi Maluku Tahun 2015, Puteri Bahari Povinsi Maluku Tahun 2015, juara harapan 2 Penulisan Essay Maluku Poros Maritim Dunia Yayasan Archipelago Tahun 2015. 

*** berikut profil Mentari ***

Nama Lengkap      : Mentari Astried Mahakena
TL                                : 24 juni 1995
Tinggi Badan         : 172 cm (cukup tinggi juga ternyata)
Nama Orang Tua : Ferry Rooy Mahakena & Anastasia Mawikere
Alamat                      : Wailele, Rumahtiga - Ambon
Hobby                       : diving (hobinya berkelas beud)
Status                        : Mahasiswi Semester VII FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN JURUSAN MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANAN UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON.
- - -

Mentari Astried Mahakena

Mentari Astried Mahakena

Mentari Astried Mahakena

Mentari Astried Mahakena

PPI merupakan kontes kecantikan Indonesia yang diselenggarakan sejak tahun 2008. Siapapun yang menjadi pemenang kontes ini akan menuju ajang berikutnya yaitu Miss Tourism Internasional. Tujuannya adalah untuk mendongkrak potensi pariwisata berbagai daerah agar mampu bersaing dalam skala nasional maupun internasional. Oleh karena itu, ajang PPI ini memang sangat menuntut skills dari setiap kontestan dan yang terbaiklah yang akan tepilih mengenakan mahkota PPI.

Pada waktu kontes PPI pertama kali diselenggarakan (2008), ternyata dijuarai oleh jujaro Maluku Albertina Fransisca Mailoa. Akankah ditahun 2016 ini juga akan dijuarai oleh puteri Maluku ? hal itu tentu sangat bergantung dari dukungan sms khususnya dari orang Maluku dengan cara ketik Vote(spasi)35 kemudian kirim ke 98108. Sukses untuk Mentari.



#TahuriBabunyi

Ada Goa Raksasa di Bawah Laut Hukurila, Spot Diving Terbaik Pulau Ambon

04:00:00

Tidak cukup rasanya jika hanya menikmati wisata darat ataupun pantai yang ada di sejumlah titik di kepulauan Maluku. Sensasi liburan yang menyenangkan dan memacu adrenalin juga sudah bisa dinikmati melalui wisata alam bawah laut untuk para pecinta snorkeling ataupun diving khususnya di pulau Ambon seperti pada spot wisata Negri Hukurila. 

HUKURILA CAVE
Hukurila Cave
image source: https://teguhgigoaryanto.files.wordpress.com/2011/02/dsc0121.jpg?w=640&h=428
Siapa sangka, ternyata Hukurila tidak hanya memiliki wisata pantai yang indah bak latar belakang filem fantasi, tetapi juga memiliki rahasia wisata bawah laut yang dikenal dengan nama Hukurila Cave. 

Hukurila Cave merupakan goa raksasa yang terbentuk dari retakan bebatuan. Spot ini menjadi salah satu titik favorite para penyelam lokal maupun manca negara karena jarak pandang bisa mencapai 30 meter mengingat kondisi air laut yang sangat amat jernih sehingga view terumbu karang dan biota laut kelihatan sangat alami dan mudah dieksplorasi.

HUKURILA CAVE
best view Hukurila Cave
image source: http://blog.gogonesia.com/wp-content/uploads/2015/06/hukurila-cave-xx.jpg
Sebelum memasuki goa yang dalamnya hingga 21 meter ini, penyelam harus masuk melalui pintu karang kecil yang dalamnya sekitar 10 meter. Arus laut yang terasa melalui sela - sela pintu karang pun memberikan sensasi spooky sebelum akhirnya tiba pada goa karang raksasa (Hukurila Cave). 

GATE HUKURILA CAVE
pintu masuk Hukurila Cave
Sepanjang perjalanan menyelam, akan terlihat banyak pemandangan berbagai jenis terumbu karang dan spesis laut yang langka seperti clown fish, ambonese scorpionfish dll.

Ambonese Scorpionfish

Clown Fish
Sebenarnya spot snorkeling yang satu ini masi tergolong baru karena memang baru terekspos beberapa tahun terakhir. jika kelak akan ada banyak penyelam yang melakukan eksplorasi Hukurila Cave, diharapkan agar memiliki lisensi selam demi terjaganya kondisi alam bawah laut Hukurila yang tetap alami dan bersih.



#TahuriBabunyi
 
Copyright © tahuri babunyi. Designed by OddThemes