Showing posts with label PARIWISATA. Show all posts
Showing posts with label PARIWISATA. Show all posts

90% Mirip Pintu Kota : Tanjung Batu Lubang Luhu – Huamual

11:00 AM
Kalau kamu merasa Pintu Kota Ambon sudah terlalu sering muncul di feed Instagram, mungkin sudah waktunya cari versi yang lebih sepi, lebih alami, dan lebih “rasa petualangan”.

Kenalin, Tanjung Dusun Batu Lubang, Negeri Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat.


Batu Lubang | Luhu - Huamual

Tempat ini sering disebut sebagai versi mini Pintu Kota Ambon. Kenapa? Karena di beberapa sudutnya, formasi bebatuan yang berdiri gagah di tepi laut sekilas memang mirip dengan ikon wisata kebanggaan Ambon itu. Bedanya, di sini suasananya masih sangat natural. Belum terlalu ramai, belum terlalu komersial, dan justru itu yang bikin jatuh cinta.

Begitu tiba di lokasi, mata langsung dimanjakan hamparan laut biru yang luas membentang. Airnya jernih, anginnya segar, dan suara ombaknya seperti terapi alami yang bikin kepala terasa ringan. Cocok banget buat kamu yang lagi penat sama rutinitas atau sekadar ingin kabur sejenak dari hiruk-pikuk kota.

Walaupun belum seterkenal Pintu Kota, siapa pun yang datang pasti akan mendapat kesan tersendiri. Rasanya seperti menemukan surga kecil masih tersembunyi yang belum banyak orang tahu.

Di Tanjung Batu Lubang, kamu nggak cuma datang untuk foto-foto. Banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan. Buat yang hobi memancing, area ini cukup ideal untuk melempar kail sambil menikmati suasana laut terbuka. Bayangkan duduk santai di atas batu, memancing ikan dengan latar laut biru tanpa batas.


Mancing di atas Tanjung Batu Lubang

Kalau haus? Tenang saja. Kamu bisa menikmati kelapa muda segar dari tanaman milik warga sekitar. Sensasi minum kelapa langsung di tepi pantai dengan angin laut yang menyapu wajah — sederhana tapi luar biasa nikmat.

Buat pecinta laut, snorkeling juga bisa jadi pilihan. Kejernihan airnya memungkinkan kamu melihat keindahan bawah laut yang masih alami. Atau kalau ingin santai saja, berenang biasa pun sudah cukup membuat hati senang.


Landscape Tanjung Batu Lubang

Lalu bagaimana cara menuju ke sana ?

Kalau kamu berada di Kota Ambon, perjalanannya cukup mudah dan justru menjadi bagian paling menyenangkan dari pengalaman ini. Dari Terminal Ambon–Hila, kamu bisa naik angkot menuju Pelabuhan Tahoku di Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 40–50 menit dengan biaya Rp20.000 per orang.

Setelah tiba di Pelabuhan Tahoku, perjalanan dilanjutkan dengan speed boat menuju Dusun Batu Lubang. Waktu tempuhnya sekitar 90 menit dengan biaya Rp70.000 per orang. Dengan total biaya yang relatif terjangkau, kamu sudah bisa menikmati salah satu spot wisata yang masih asri di Seram Barat.

Menariknya, perjalanan laut menuju Batu Lubang bukan sekadar perpindahan tempat. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan laut biru, Desa-desa terpencil di Huamual yang tampak dari kejauhan, serta hembusan angin laut yang menyegarkan. Kadang justru momen di atas speed boat inilah yang membuat perjalanan terasa seperti petualangan sungguhan.

Tidak hanya itu, kamu juga akan melewati Tanjung Sial yang konon katanya ada legenda sepasang buaya putih.


Tanjung Sial - Huamual

Tanjung Batu Lubang adalah destinasi yang cocok untuk kamu yang menyukai keindahan alam tanpa keramaian berlebihan. Tempat ini menawarkan ketenangan, panorama unik, serta pengalaman yang berbeda dari wisata mainstream. Kalau kamu sedang menyusun daftar destinasi berikutnya di Maluku, mungkin ini saatnya memasukkan Tanjung Batu Lubang Luhu ke dalam bucket list. Siapa tahu, sebelum tempat ini benar-benar viral, kamu sudah lebih dulu menikmati keindahannya.





#Luhu
#Huamual
#BatuLubang
#tahuribabunyi

Info Lengkap Liburan Murah Berkelas Banda Naira

2:41 PM

Bahas Banda Naira memang gak ada habisnya, jelas saja semua yang dibutuhkan untuk melepas penat ada di sini, mulai dari wisata pantai, hiking, puncak, sejarah, kuliner, hingga diving. 

Mayoritas wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Banda masih didominasi wisatawan mancanegara untuk kepentingan penelitian dan explor terumbu karang langka bak pemandangan fantasi, jadi jangan kaget kaau banyak orang dengan perawakan 'barat' ada di sini. Di sisi lain, wisatawan lokal yang mendominasi justru dari orang Maluku sendiri, dari Ambon, Tanimbar maupun Seram. Mereka berkunjung hanya untuk liburan. 

Liburan Banda Naira
Liburan Banda Naira awal Desember 2024


Rekomendasi waktu terbaik untuk liburan adalah pada bulan Agustus sampai dengan Bulan Oktober, ini adalah waktu dimana laut, angin, awan dan cahaya matahari sangat bersahabat.

Berikut informasi perjalanan mulai dari transportasi, refrensi homestay dan paket makanan selama berada di Banda.

IDR 282.000 tiket Kapal Pangrango PP Ambon-Banda/ orang

IDR 350.000 jasa body/hari. mesin 15-25 PK kapasitas 14orang sudah bisa keliling pulau'

IDR 15.000 beaya rata' nasi bungkus/ porsi

IDR 250-350 beaya nginap rata' per hari, sekamar dua orang.

IDR. 10.000 per orang untuk masuk ke benteng belgica

IDR 100.000 anggaran lain' seperti snack atau karcis masuk ke tempat lainnya.

 

Jadi misal patungan untuk 8 orang selama 3 hari di banda bisa dijangkau dengan IDR. 7.206.000 dengan rincian seperti ini;

IDR 2.256.000 Tikel Kapal Panggrango PP

IDR 350.000 jasa body/hari

IDR 720.000 konsumsi 48 nasi bungkus

IDR 3.000.000 Sewa 4 kamar selama 3 hari

IDR  80.000 beaya masuk benteng belgica

IDR 800.000 untuk beaya lain'


Kesimpulannya nih, sebaiknya kalau liburan ke Banda, minimal 8, maximal 12 orang karena disesuaikan dengan jasa sewa 1 body yang paling murah kapasitas maximal 12 orang. Sehingga bisa dapat paket iburan komplit, per orang hanya perlu menyediakan maximal IDR 1juta rupiah.

Kalau beruntung, ada beberapa penginapan yang bersedia menyewakan kamar mereka bisa lebih dari dua orang per kamar, yang penting dinegosiasikan baik - baik dan jangan sampai merugikan pihak homestay.

Jika anda sudah memutuskan berapa jumlah orang yang akan patungan untuk liburan, jangan lupa untuk menyiapkan perlengkapan obat pribadi, perlengkapan mandi, snack secukupnya, peralatan snorkeling dan selam (kalau tidak, maka harus disewa lagi selama di banda) dan stock pakaian secukupnya.

Ingat, tetap jaga kebersihan dan ketenangan, masyarakat di Banda sangat ramah, bersahabat dan tenang. Kita tidak pernah tau pasti kapan gunung api akan meletus.

 



#band
#badnanaira
#tahuribabunyi 

Desa Tawiri : Kolam Pemandian Air Panas Tapi di Pantai

1:29 PM

Pemandian air panas di pegunungan sudah biasa, di hutan juga sudah biasa, yang luar biasa ada pemandian air panas di Dusun Weti, Desa Tawiri, Ambon yang belum banyak diketahui orang.

kerusakan lingkungan Ambon
lokasi kolam pemandian air panas yang tertutup bangkai kapal

Luar biasa ! adalah kata - kata yang tepat untuk mendeskripsikan lokasi pantai yang unik ini. Menurut tuturan warga Dusun Weti, pantai ini adalah tempat untuk mencari bia, nelayan buang jaring untuk menangkap ikan dan udang hingga anak - anak yang biasanya mandi di pantai tapi di sebelah kolam karena itu tempat air panas alami.

Sudah puluhan tahun pantai ini terbengkalai dan tercemar karena ada bangkai kapal dan sampah laut 'kiriman dari orang' yang tidak bertanggungjawab.

Anda hanya bisa memasuki pantai ini melalui jalan lorong masuk perbatasan daerah Riang dan Tawiri, tidak jauh dari Bandar Udara Pattimura Ambon. Dari jalan raya, cukup berjalan kaki selama satu menit, anda akan melihat tempat penangkaran mangrove, kolam air panas, bangkai kapal yang tidak terurus dan tentu saja pantai indah dengan pemandangan teluk Ambon.

Sayang sekali lokasi potensi pariwisata ini tidak terlalu diminitai oleh instansi pemerintah yang menangani bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baik dari warga, RT, Kepala Soa dan perangkat Desa Tawiri khususnya sekitaran Dusun Weti sangat mengharapkan adanya penanganan khusus terkait pengembangan pariwisata di lokasi ini.

kolam air panas Desa Tawiri
bocah Dusun Weti di kolam air panas tepi pantai

 

Mangente Bubu : Bekerja Sekaligus Wisata

12:34 PM
Kehidupan orang laut sangat bergantung dari hasil laut termasuk orang asli negeri Waturu Tanimbar Utara. Aktivitas menangkap ikan bisa kita saksikan setiap harinya jika berkunjung ke negeri pesisir Yamdena Timur ini.

aktivitas laut orang Waturu Tanimbar Utara
Patroli Bubu / Perangkap Ikan

Teknik menangkap ikan yang dipakai orang Waturu terbagi atas empat cara :

#1 Menjaring

Sesuai namanya, ini adalah teknik menangkap ikan yang paling umum digunakan semua orang laut yaitu dengan manggunakan jaring. Teknik ini biasa digunakan orang Waturu untuk menangkap ikan kecil di bibir pantai dalam jumlah banyak atau menangkap ikan di pertengahan laut biru jika laut bersahabat.

#2 Menembak
senapan tembak ikan
senapan tembak ikan by admin
Bukan menggunakan senjata api tapi menggunakan senapan rakitan dengan peluru kawat besi panjang, tentunya dengan peralatan snorkeling kacamata dan kaki katak. Ini adalah cara andalan orang muda dan anak anak.

#3 Mancing

Cara ini khusus untuk kondisi laut yang benar - benar tenang, biasanya pada malam hari dengan mendayung perahu tidak jauh dari bibir pantai. Kalau di area dangkal resiko kail tersangkut batu karang harus diatasi tengan turun langsung secara menyelam untuk melepaskan mata kail yang tersangkut.

#4 Bubu / Perangkap Ikan

Karena tidak mungkin tiap hari selama bertahun - tahun mandi air laut, bubu adalah teknik andalan karena bisa mendapatkan ikan pada siang maupun sore hari tanpa harus turun berenang. Cukup dayung atau tokong perahu, mengangkat bubu dengan tongkat bambu, mengambil ikan yang masuk perangkap kemudian meletakannya kembali.

Ada yang unik dengan metode patroli bubu ini karena untuk orang baru, aktivitas patroli bubu bisa menjadi alternatif wisata karena kita hanya perlu naik perahu, menikmati pemandangan laut dan desa dari jarak jauh, bahkan melihat langsung terumbu karang dari atas perahu karena air laut di Waturu sangat bersih dan jernih.

vlog patroli bubu

Bersama bapa Emu Ratuanik, admin, Deddy dan Egen mendapat sapaan langsung dari ikan samandar dan ikan sakuda yang sudah masuk perangkap di bubu yang pertama. Bubu langsung diangkat, ikan - ikan diambil, kemudian meletakan bubu kembali. Perjalanan pulang sangat menyejukan mata karena pemandangan atas bawah kiri kanan sangat indah.

Mangente Bubu : Bekerja Sekaligus Wisata

Hasil patroli pagi ini cukup untuk makan siang sedangkan ntuk makan malam, dilanjutkan patroli sore hari. Begitu setiap harinya. Jika ada kelebihan maka ikan - ikan biasa dijual di dalam kmapung.



#NegeriWaturu
#tahuribabunyi

Pesona Pulau Djeudin Bumi Jargaria

1:15 PM
Kepulauan Aru atau yang sering disebut Jargaria memiliki banyak potensi pariwisata yang masih belum tereksplor secara sempurna. Misalnya di Aru Selatan bagian tenggara terdapat tujuh buah pulau kecil yang bisa dibilang masih perawan serta belum tercatat secara sempurna pada teknologi Google Maap/Earth. Ketujuh pulau itu adalah pulau Enu, pulau Karang, pulau Kultubai selatan, pulau Marjin-jin, pulau Djeudin, pulau Mar dan pulau Djeh.

sunset pulau enu
sunset pulau Enu
Dengan fokus pada pulau Djeudin, kita akan terkagum dengan keindahan alamnya yang sangat natural. Jelas saja, pulau ini memiliki pantai pasir putih yang sangat indah dan memanjang ke arah pantai sejauh 300-500 meter, biru laut dengan ikan - ikan dan terumbu karang tanpa sampah, hijaunya hutan dengan pepohonan yang tumbuh menjorok ke bibir pantai, serta awan tinta putih yang terkesan sedang melukiskan diri di birunya langit Jargaria akan sangat menghibur anda yang berjiwa traveler atau pecinta alam.

Tanpa perlu keberuntungan langka, pantai ketujuh pulau ini adalah rumah bagi ikan lumba - lumba yang dapat dilihat pada saat matahari terbenam. Pada kondisi khususnya bulan oktober, ada fenomena langka yaitu ikan samandar (latin: Siganus Sp) secara bergerombolan akan memasuki area sungai hutan bakau dari arah laut untuk bertelur, ketika semua ikan ini selesai bertelur maka mereka akan mati. Peristiwa ini disebut orang Jargaria dengan istilah "musim ikan mati". Hal - hal semacam ini menambah ciri khas keunikan pulau Djeudin.

foto - foto pulau Djeudin
Pulau Djeudin
Pulau Djeudin
Pulau Djeudin
Pulau Djeudin

Untuk bisa mencapai salah satu dari ketujuh pulau ini, kita dapat menempuh perjalanan udara selama 2 jam dari bandara internasional Pattimura Ambon menuju bandara Rar Gwamar Dobo. Oleh karena Dobo ada di bagian Aru Utara, direkomendasikan menggunakan kapal atau motor laut milik masyarakat setempat menuju Aru Selatan hingga menyeberang ke pulau Djeudin yang berada di bagian tenggara.

Jika anda adalah salah satu orang yang hendak mengunjungi tempat ini, anda tidak perlu membuat surat keterangan kesehatan dan kelakuan baik dari kecamatan atau RT setempat, anda hanya harus menjaga tata krama, mematuhi aturan adat warga Jargaria serta menjaga kebersihan alam. Begitulah aturannya ketika mengunjungi tempat - tempat wisata di Maluku apalagi daerah yang masih belum terpublikasi seperti tujuh pulau Aru Selatan ini.

pulau Enu, pulau Karang, pulau Kultubai selatan, pulau Marjin-jin, pulau Djeudin, pulau Mar dan pulau Djeh
Aru Selatan bagian Tenggara




credit foto : Barnabas Djukarlem | lakolat.blogspot.com
#tahuribabunyi

Ada Goa Raksasa di Bawah Laut Hukurila, Spot Diving Terbaik Pulau Ambon

6:00 AM

Tidak cukup rasanya jika hanya menikmati wisata darat ataupun pantai yang ada di sejumlah titik di kepulauan Maluku. Sensasi liburan yang menyenangkan dan memacu adrenalin juga sudah bisa dinikmati melalui wisata alam bawah laut untuk para pecinta snorkeling ataupun diving khususnya di pulau Ambon seperti pada spot wisata Negri Hukurila. 

HUKURILA CAVE
Hukurila Cave
image source: https://teguhgigoaryanto.files.wordpress.com/2011/02/dsc0121.jpg?w=640&h=428
Siapa sangka, ternyata Hukurila tidak hanya memiliki wisata pantai yang indah bak latar belakang filem fantasi, tetapi juga memiliki rahasia wisata bawah laut yang dikenal dengan nama Hukurila Cave. 

Hukurila Cave merupakan goa raksasa yang terbentuk dari retakan bebatuan. Spot ini menjadi salah satu titik favorite para penyelam lokal maupun manca negara karena jarak pandang bisa mencapai 30 meter mengingat kondisi air laut yang sangat amat jernih sehingga view terumbu karang dan biota laut kelihatan sangat alami dan mudah dieksplorasi.

HUKURILA CAVE
best view Hukurila Cave
image source: http://blog.gogonesia.com/wp-content/uploads/2015/06/hukurila-cave-xx.jpg
Sebelum memasuki goa yang dalamnya hingga 21 meter ini, penyelam harus masuk melalui pintu karang kecil yang dalamnya sekitar 10 meter. Arus laut yang terasa melalui sela - sela pintu karang pun memberikan sensasi spooky sebelum akhirnya tiba pada goa karang raksasa (Hukurila Cave). 

GATE HUKURILA CAVE
pintu masuk Hukurila Cave
Sepanjang perjalanan menyelam, akan terlihat banyak pemandangan berbagai jenis terumbu karang dan spesis laut yang langka seperti clown fish, ambonese scorpionfish dll.

Ambonese Scorpionfish

Clown Fish
Sebenarnya spot snorkeling yang satu ini masi tergolong baru karena memang baru terekspos beberapa tahun terakhir. jika kelak akan ada banyak penyelam yang melakukan eksplorasi Hukurila Cave, diharapkan agar memiliki lisensi selam demi terjaganya kondisi alam bawah laut Hukurila yang tetap alami dan bersih.



#tahuribabunyi

4 Jenis Lomba Yang Wajib Basudara Saksikan di Pesta Teluk Ambon 2016

6:00 AM
Horeee !! Kurang dari dua bulan lagi, kita akan memasuki event akbar Pesta Teluk Ambon 2016 yang di dalamnya terdapat sejumlah mata lomba yang unik dan kreatif di antaranya empat jenis lomba yang akan berlangsung di Teluk Ambon antara lain ;


#1 Arumbae Manggurebe (9 September)

Pasti basudara sangat memahami lomba balap perahu ini. Arumbae Manggurebe merupakan salah satu mata lomba yang paling dinanti - nantikan masyarakat. Setiap regu terdiri dari 30 orang yang di dalamnya terdapat 1 pemimpin regu (umumnya regu mewakili suatu Negri). Apakah Negri Haria akan tetap menjadi juara bertahan ? Ayo basudara saksikan lomba ini di sepanjang teluk Ambon mulai dari pesisir pantai Negri Amahusu hingga Negri Galala (Tantui).

#2 Mancing Tradisional (10 September)

Nah, mungkin lomba yang satu ini kurang diketahui banyak orang. Sebenarnya lomba ini sama seperti lomba mancing biasanya, hanya saja setiap peserta yang ingin mengadu skill memancing ikan diharuskan menggunakan peralatan pancing tradisional. Lomba ini akan sangat menarik untuk disaksikan karena kita akan menyaksikan secara langsung bagaimana orang Maluku pada jaman dahulu memancing ikan menggunakan peralatan tradisional.

#3 Semang Laki - Laki (10 September)

Berbeda dengan Arumbae Manggurebe, lomba ini hanya bisa diikuti oleh 1 Pria/perahu. Setiap peserta yang mengikuti lomba ini harus mampu berkompetisi dalam hal mendayung perahu masing - masing. Ini akan sangat menarik karena kita akan melihat bagaimana pendayung mengerahkan semua tenaga dan skill mereka untuk mengendalikan perahu yang memiliki penyeimbang kiri dan kanan tersebut.

#4 Semang Perempuan (10 September)

Tidak mau kalah dengan kaum pria, kaum wanita juga mendapat kesempatan khusus dalam mata lomba semang perempuan untuk mengekspresikan semangat mereka melalui mata lomba ini. Setiap peserta yang mendaftar terdiri dari 2 orang perempuan per perahu semang, bisa antara ibu dan anak, ibu dan tante, tante dan ponaan  atau tetangga juga bisa yang penting dua orang perempuan. Karena terdiri dari dua orang, pasti akan sangat dibutuhkan kerja sama yang ekstra untuk mengendalikan perahu semang masing - masing.

- - -
Masih banyak lagi lomba yang diadakan panitia dan rangkaian agenda lainnya. Mungkin ada basudara yang berminat untuk berpartisipasi menjadi peserta lomba atau mengenai informasi lebih detail bisa langsung menghubungi CP yang disediakan. Dan yang terpenting pastikan basudara tidak melewatkan rangkaian acara Pesta Teluk Ambon 2016 dengan terus update informasi melalui website http://www.pestatelukambon.com/ dan FB fanspage https://www.facebook.com/pestatelukambon/?fref=t atau bisa juga dengan cara follow akun instagram @pestatelukambon.

Mari sama - sama katong terapkan Masohi untuk pembangunan daerah yang lebih baik :).
 


DINAS PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF
CP. MARISCA. L. N.KAKIAILATU, SSTP, M.SI (081243452623)



#tahuribabunyi

Pulau Wetar: Meski Kami Jauh Di Pelosok Maluku

6:00 AM
Kita sering mendengar ungkapan "dari ujung Halmahera sampe Tenggara jauh", tapi sejauh apa tenggara itu ? Karena Maluku bukan cuma Ambon, Masohi, Saumlaki dan kota - kota lainnya, luangkan waktu anda sejenak pada kesempatan kali ini karena kita akan berkenalan dengan lokasi paling ujung terselatan bagian barat Maluku atau lebih tepatnya Pulau terujung dari Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

PULAU WETAR
Postingan sebelumnya mengenai Berkenalan Dengan Duan Lolat mengulas bagaimana kearifan lokal masyarakat setempat. Kali ini kita akan langsung menuju Pulau Wetar (Pulau terujung dari Kabupaten MBD.

Bagian utara berbatasan langsung dengan Laut Banda dan Bagian selatan ada laut Timor - Timor (Negara tetangga). Sedangkan di bagian Timur ada Jajaran Pulau Maluku Tenggara seperti Kisar, Hila, Serwaru dan Sera, tentunya di bagian barat Pulau Wetar berbatasan langsung dengan NTT (Kupang) atau lebih tepatnya pulau Alor.

Sedikit gambaran mengenai kearifan lokal melalui video dari para pecinta alam yang dibuat oleh Bung Gulton ketika berkunjung ke Pulau Wetar.


Tidak banyak yang bisa kita lakukan di lokasi ini. Belum ada listrik memadai, tidak ada makanan ringan, tidak ada mall dll. Tapi bukan menjadi halangan bagi orang Wetar untuk tetap menempuh kehidupan yang lebih baik. Mayoritas dari mereka mengadu nasib di lautan, itupun jika arus dan ombak sedang bersahabat. Ada yang beternak seperti kambing dan babi, bercocok tanam sesuai musim, dan yang pasti memanen sageru dan meracik sopi. Anak - anak pergi persekolah dan kemudian membantu orang tuanya.

Kain tenun, pukul tifa, tari lengso dan cakalele masih menjadi identitas orang Wetar sebagai bagian dari Maluku. 

Untuk bisa sampai ke Pulau ini, bisa melalui rute dari Ambon atau Kupang. Ada kapal Sabuk Nusantara dari Kupang - Wetar dengan tarif 75000 - 90000/orang sedangkan dengan menggunakan kapal Pangrango dari Ambon - Kisar dipatok harga 320000/orang barulah dari Kisar - Wetar dengan tarif 50000/orang atau bisa juga menggunakan carter kapal dengan nogosiasi harga (biasanya 1jt - 1,5jt) dari Kisar - Wetar.

Tapi ingat, di Wetar tidak ada dermaga kapal, jadi setiap kapal perintis yang menyinggahi Wetar hanya akan berlabuh di sekitar perbatasan pantai dan laut barulah kemudian akan dijemput oleh perahu - perahu nelayan dan dibawa ke dataran Wetar. Setiap penjemputan tersebut juga dikenai tarif sekitar 20000/orang.

Pulau Wetar
image source: https://trihatmadja-journal.com/2015/12/02/do-and-dont-at-wetar-island/ 
Khusus untuk anda yang benar - benar ingin berkunjung menikmati segala keindahan Pulau Wetar, pastikan perjalanan anda berada pada rentan selain musim angin timur karena keadaan alam yang bersahabat yaitu sekitar bulan april sampai november. Jika anda hendak berkunjung ke pulau ini dalam kondisi musim angin timur, jangan harap ada kapal laut yang mau menjual jasa mereka.

Ketika sampai, anda benar - benar akan disambut dengan penuh rasa kekeluargaan. Mungkin ada sedikit ritual, tapi ikuti saja, misalnya disuguhkan sopi, minumlah itu karena berarti lambang penghormatan dan diterima di tanah Wetar. Jangan pernah menolak ajakan makan dari penduduk lokal jika waktu makan sudah tiba, sekalipun banyak kesusahan dan keterbatasan, mereka tidak membiarkan sesama dalam keadaan lapar, otomatis mereka tidak pernah menyisakan makan. Ikuti juga pola hidup mereka agar terhindar dari berbagai penyakit. Singkatnya, patuhi setiap aturan - aturan yang ada.

Pulau Wetar
image aource https://trihatmadja-journal.com/2015/12/02/do-and-dont-at-wetar-island/ 
Ada banyak hal yang belum tentu diketahui orang Maluku sendiri mengenai pulau yang satu ini, padahal Indonesia sudah merdeka puluhan tahun lamanya tapi Pulau Wetar masih dikategorikan sangat tertinggal. Sekalipun kenyataannya seperti itu, Orang Wetar tidak pernah mengeluh dan tetap menjalani kehidupan seperti biasa dengan norma - norma yang tak terbayar dengan harta. 




#tahuribabunyi

Surga Tersembunyi Kei Evav

3:36 PM
Impian para traveler untuk menikmati situs - situs eksotis sekarang bisa menjadi kenyataan bahkan tidak perlu sampai ke luar negeri. 

Pasir putih yang halus, jernihnya air laut yang perlahan dangkal hingga palung laut, suara alam yang membuat pikiran menjadi rileks, serta hamparan pasir panjang sekitar 2,3km ke laut dengan lebar hanya kisaran 8m merupakan keunikan tersendiri yang dimiliki Pantai Ngurtafur di kepulauan Kei ini.

Bayangkan saja, tempat ini belum terlalu dieksplor media sehingga jumlah pengunjung relatif sedikit.

Pantai Ngurtafur KEY EVAV
Pantai Ngurtafur - Kep. Key Evav
image source http://picture.triptrus.com/image/2015/06/ngur-1.jpg
Untuk bisa sampai ke situs ini, traveler terlebih dahulu menuju bandara Pattimura (Ambon) kemudian dengan penerbangan berikutnya menuju bandara Karel Sadsuitubun Ibra (Langgur-Maluku Tenggara) kurang lebih 1,5jam. Rute berikutnya adalah menggunakan kapal motor menuju Pulau Waha dimana pantai unik ini berada.

Pantai Ngurtafur Key Evav
Pantai Ngurtafur - Kep. Key Evav 
image source: www.telusurindonesia.com
Memang kesannya seperti perjalanan yang jauh tetapi cukup menantang dan sebanding dengan hasil yang di dapat. Bagaimana tidak ? sesampai di sana, kita bisa menyusuri spot pasir panjang tersebut dan hanya ada lautan luas di kiri dan kanan kita, serasa seperti sedang berada di atas samudera.

Jika beruntung, kita akan menemukan spesies Australia yaitu Pelikan (Pelecanus Conspicillatus) yang sedang bermigrasi dari Papua ke Maluku Tenggara.

Pantai Ngurtafur Key Evav
Pantai Ngurtafur - Kep. Key Evav 
image source: www.intisari-online.com
Jika traveler tertarik untuk ke tempat ini, jangan lupa untuk tetap menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan agar tempat wisata indah ini tetap menjadi icon terpopuler di kepulauan Kei Evav selain pantai - pantai lainnya.



#tahuribabunyi
 
Copyright © tahuribabunyi. Designed by OddThemes