Seni dan Matematika Arsitektur Kuno Dari Batang Sagu

6:00 AM
Melihat lebih jauh dalam ruang lingkup desain interior dan arsitektur, tidak terlepas dari seni dan kreatifitas manusia yang terus - menerus mengalami tranformasi. Seni memang tidak ada batasnya karena bergantung persepsi para pencipta maha karya itu sendiri, ibarat satu karya sama dengan seribu kata, begitulah penilaian yang mendalam dan abstrak atas suatu karya seni.

Untuk seni arsitektur dan bangunan sekarang ini yang paling terkenal adalah jajaran menara pencakar langit, menara Dubai, Twin Tower dll. Keseluruhan metode pembangunan maha karya tersebut merupakan hasil ekspansi dari masa arsitektur kuno seperti struktur Piramida Giza ataupun menara Pizza.

Eksistensi arsitektur kuno memang sangat sulit untuk mengalami pergeseran karena memiliki nilai seni dan perhitungan matematis yang high level sekalipun beda masa dan penggunaan teknologi. 

Di Ambon misalnya, atau lebih tepatnya bagian Utara Ambon, Negri Kaitetu, kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, terdapat bangunan masjid kuno yaitu masjid Wapauwe yang arsitekturnya terbuat dari pelepah pohon sagu.

Interior dalam Masjid Wapauwe.

Masjid ini dinamakan Wapauwe karena terletak di bawah pohon mangga. Dalam bahasa setempat, "wapa" berarti bawah, dan "uwe" berarti mangga. Dibangun pada tahun 1414, masjid ini masih berdiri kokoh hingga sekarang, uniknya tidak ada paku/ pasak yang digunakan untuk menyambung masing - masing elemen bangunannya.

Meru atau puncak masjid lama yang ditaruh di teras masjid. Juga kayu-kayu masjid yang berusia ratusan tahun.
Keunikan tersebut mirip dengan pembuatan maket interior atau arsitektur bangunan yang hanya membutuhkan peralatan maket dan lem perekat (karena tidak menggunakan paku). Atau dengan kata lain, masjid Wapauwe ini merupakan maket raksasa dengan pondasi yang real

masjid Wapauwe
Karena jaman dulu teknik membuat lengkungan masih sulit, maka tak heran terdapat banyak sudut dalam arsitektur bangunan ini. Dengan demikian, jika terdapat banyak sudut dalam bangunan (bangunan utama) berukuran 10x10 meter ini maka perhitungan titik berat juga pastinya rumit, konstruksi yang tidak imbang akan membuat bangunan ini mudah roboh diterpa angin. Tetapi buktinya masjid ini masih eksis hingga sekarang, sungguh sangat mengagumkan.

Semacam perisai di ujung sudut masjid berlafalkan Muhammad. Seusia tua Masjid Wapauwe. 
Hingga kini, masjid Wapauwe masih terawat dengan baik. Tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah warga muslim, tapi juga sebagai galeri yang berisi barang  - barang antik peninggalan kebudayaan muslim Maluku kuno diantaranya; Bedug yang berumur ratusan tahun, Al-quran antik yang ditulis tangan, sebuah kaligrafi tulisan arab yang ditaruh di sebuah lempengan metal dan sebuah timbangan kayu yang digunakan untuk menimbang zakat.

Mushaf Al Quran karya tulis tangan Imam Muhammad Arikulapessy. Tertua di Nusantara. 

Asli dari Kekhalifahan Utsmaniyah di Turki.

Pemberat timbangan untuk mengukur zakat fitrah dan diotorisasi oleh Kesultanan Demak. Seberat 2,5 kg.
image source : 
http://diasporaiqbal.blogspot.co.id/2015/03/hikayat-masjid-tertua-nusantara-telusur.html



#tahuribabunyi

Derita dan Semangat 1575

6:00 AM
Tidak terasa, dalam beberapa hari lagi, bulan agustus dalam tahun ini akan segera berakhir. Itu berarti kita telah menyongsong HUT RI dan Provinsi Maluku yang ke 71 tahun. Sebagian besar event - event perayaan dalam skenario spesial bulan ini pun telah berakhir dan tentunya menyisakan makna mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat. Tidak untuk Maluku khususnya Kota Ambon yang akan memasuki bulan september atau lebih tepatnya 7 september yang merupakan HUT kota tercinta.

Adalah fakta bahwa Kota Ambon lahir dalam kondisi minoritas, lika - liku politik adu domba, derita penjajahan hingga berbagai perang yang telah dilalui sehingga menjadi bagian penting dalam sejarah internasional.

Selama halebih dari 400 tahun, kota kecil ini telah lahir dan eksis, bersaing dalam persaingan globalisasi hingga modernisasi berbalut keterpurukan sebagai golongan kota 'tertinggal' dalam jajaran sistem pemerintahan RI.

Maluku sebagai satu dari delapan provinsi tertua negara kita ini pun seakan tidak mampu berkontribusi baik dalam program pemerataan pembangunan. Alasan paling krusial adalah anggaran pembangunan dari berbagai aspek yang hanya terpusat pada ibu kota negara atau bahkan pulau Jawa. Tiga daerah dengan emisi statistik kemiskinan terbesar di Maluku misalnya, yaitu; MTB, MBD dan Kep. Aru lebih dari cukup untuk menjadi acuan introspeksi akan sistem pemerintahan dan management pengolahan daerah yang masih harus direfitalisasi secara obyektif dan harmonis mengingat ketiga daerah tersebut justru memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, baik darat maupun laut.

Untuk tetap menjaga koridor identitas orang Maluku dan mengambil komitmen berkontribusi positif, ada baiknya kita tengok sejenak bagaimana proses terbentuknya Kota Ambon.

1575 merupakan tahun dimana kekuasaan Portugis masih gemilang sehingga dibangunlah sebuah benteng di dataran Honipopu. Pembangunan benteng ini tidak terlepas dari campur tangan beberapa mata rumah yang kemudian menjadi soa. Karena alasan keamanan dan lokasi yang cukup strategis yaitu di "Kota Laha" maka soa yang ada di sekitaran benteng tersebut mulai bertambah banyak dan terbentuklah sistem pemerintahan kecil tapi sistematis yang masih kental dengan adat dan budaya. Seiring berjalannya waktu, orang - orang dari Maluku Utara seperti Halmahera mulai berdatangan ke pulau Ambon, begitupun dengan orang - orang di daerah lain bahkan dari pulau Jawa juga ada yang berimigrasi ke kota kecil tersebut.

artikel lawas mengenai perjuangan A.Y. Patty

Hingga pada masa Alexander Jacob Patty (A.Y. Patty), Ambon mulai mendapatkan hak yang setara dengan sistem pemerintahan kolonial Belanda atau dengan kata lain, Ambon diberikan kebebasan untuk mengatur sistem pemerintahannya sendiri.

Sepenggal sejarah di atas sekaligus menjadi bukti bahwa dalam keadaan terpuruk sekalipun (dijajah berbagai bangsa), Ambon mampu menyatakan eksistensi diri pada dunia.

Mirisnya, sudah lebih dari 4 abad tetapi kota ini masih tergolong tertinggal dalam negara kita. Apa yang salah ? apa yang kurang ? mengapa bisa seperti ini ? apakah politik adu domba yang masih terus berlangsung ? ataukah tidak ada lagi semangat 1575 ketika para pendahulu bersatu meski dalam kondisi dijajah ?

Beragam taraft pembangunan daerah yang kemudian menjadi prediktor kesejahteraan orang Maluku di jaman sekarang sudah lebih kompleks daripada sebelumnya sehingga membutuhkan kerjasama yang imbang dan solid antara seluruh lapisan masyarakat maupun pemerintah daerah terlebih bagi generasi muda yang merasa punya ikatan kuat pada gunung tanah dan mau berkarya bagi tampa putus pusa hingga kelak akan menjadi pemimpin - pemimpin yang memiliki semangat juang para pendahulu demi kontinutas pembangunan daerah yang beregenerasi ke arah yang lebih baik.

Maluku butuh ale deng beta !


#tahuribabunyi

5 Tahyul Di Maluku Yang Sebenarnya Logis

6:00 AM
Selain kental dengan budaya dan hal - hal mistis, ternyata orang Maluku juga memiliki beberapa tahyul yang masih dipercayai hingga sekarang ini. Ada tahyul yang hanya ada di Maluku dan ada juga yang mirip dengan tahyul daerah lain. Berikut ini adalah beberapa tahyul yang masih dipercayai yang sebenarnya memiliki penjelasan secara logis ;

mitos atau fakta di maluku

1. untuk anak - anak : jangan keluar rumah jika sedang hujan panas

tahyul yang paling populer di Maluku ini sering diajarkan pada anak - anak untuk tidak bermain atau keluar rumah saat hujan panas (hujan rintik tetapi cuaca cerah) karena akan diculik nenek luhu, hilang di jalan ataupun diculik tete momo (karakter hantu orang tua). tapi sebenarnya ini adalah upaya agar anak tidak sakit demam karena pada saat cuaca panas, pori - pori tubuh cenderung terbuka termasuk di bagian kepala untuk proses penguapan dari dalam tubuh, oleh karena itu jika kemasukan banyak air melalui pori - pori tersebut maka kemungkinan besar tubuh akan terserang penyakit karena antibody yang lemah. Hal ini mirip ketika sedang berkeringat tetapi tidak boleh langsung mandi.

2. binatang - binatang raksasa yang dianggap keramat

banyak sekali hal yang berbau keramat dalam kehidupan orang Maluku khususnya dalam hal memperlakukan binatang - binatang tertentu misalnya ada ular atau buaya tembaga raksasa yang merupakan wujud nenek moyang beberapa Mata Rumah (Marga) sehingga ditakuti, begitupun dengan gurita, paus dan kura - kura raksasa yang konon sering mengamuk menciptakan ombak besar di beberapa lautan Maluku. Sudah bukan rahasia lagi kalau di laut - laut terdalam Maluku hidup binatang - binatang raksasa. Anehnya masyarakat sering mengganggap binatang - binatang tersebut sebagai representasi dari kekuatan supranatural.

3. tidak boleh menyapu rumah di malam hari

ketika seseorang menyapu rumah di malam hari, hal tersebut dianggap seperti membuang rejeki atau ketika sedang menyapu tepat di pintu rumah bagian depan yang berarti menantang roh jahat. Sebenarnya hal semacam ini hanyalah upaya untuk tidak menebarkan debu mengingat malam hari itu orang - orang sudah tidur supaya tidak bernafas dalam keadaan banyak debu beterbangan.

4. jangan kawaja pada orang hamil, nanti mata bilolo

serius, banyak sekali orang yang mempercayai tahyul karena takut mata akan bilolo. Mata bilolo sendiri adalah sejenis penyakit mata yang mengeluarkan banyak lendir akibat terlalu banyak mengkonsumsi makanan berprotein tinggi sehingga pada masanya, banyak sekali orang yang terserang penyakit ini. Bayangkan, setiap pagi, siang dan malam, hampir semua orang Maluku mengkonsumsi ikan karena sudah menjadi makanan pokok. Lalu apa hubungannya dengan jangan kawaja (pelit) dengan orang hamil ? tentu saja itu hanya anjuran yang sebenarnya baik agar orang hamil yang sedang mengidam dapat memenuhi keinginannya. 

5. taruh piring di atas kepala kalau tasangko tulang ikan

masih ingat dengan kebiasaan ini ? Masa jika ada tulang ikan tersendak di tenggorokan harus langsung letakan piring makanan di atas kepala ? hal ini kadang berkhasiat tapi kadang juga sia - sia. Dari semua tahyul orang Maluku, mungkin ini yang paling tidak masuk akal atau mungkin saja hanya cara bercanda orang dewasa pada anak - anak. Belum ada penjelasan yang cukup logis untuk menjelaskan hal ini selain hanya mengalihkan kepanikan orang yang tersendak agar tidak panik dan dengan sendirinya tulang ikan akan keluar atau masuk ke lambung.

- - -
Sekalipun jaman sudah sangat moderen, masyarakat masih mengikuti beberapa tahyul bahkan tidak sedikit yang fanatik dengan tahyul - tahyul tersebut padahal tradisi yang semestinya dipelihara jutru dilanggar. Oleh karena itu ada baiknya jika kita pandai - pandai menilai antara tahyul, mitos, legenda atau bahkan sejarah negri kita sendiri.



#tahuribabunyi

8 Hal Mistis Yang Benar - Benar Eksis Di Maluku

6:00 AM
Setiap suku/ daerah pasti memiliki tradisi dan budayanya masing - masing. Seperti halnya di Maluku, hal - hal unik berbau mistis maupun supranatural ternyata masih eksis hingga sekarang padahal jaman sudah sangat moderen. Terlepas dari perkembangan jaman tersebut, ada baiknya kita mengetahui delapan hal supranatural yang dimiliki orang Maluku di bawah ini ;

tradisi pukul sapu
image source : http://shadowness.com/file/item9/253073/image_t6.jpg

#1 manusia terbang Suku Naulu

Dunia luar memahami kalau manusia hanya bisa terbang menggunakan bantuan teknologi, tapi di Maluku khususnya di Pulau Seram terdapat suku Naulu yang memang bisa terbang. Suku ini sering dikenal dengan penduduk asli Pulau Seram, memiliki ketrampilan berburu, bertani, berperang dll. Ciri - ciri mereka adalah berpakaian merah - merah begitupun dengan kain penutup kepala, tetapi ada juga yang menggunakan kain kepala berwarna biru yang tinggal jauh di atas gunung. Konon Naulu yang berpenutup kepala biru ini memiliki kekuatan supranatural yang sangat tinggi, mereka juga jarang sekali menampakan diri pada penduduk - penduduk biasa. Mengenai terbang untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain merupakan hal biasa bagi orang Naulu.

#2 pakatang

pakatang atau sejenis jimat dapat berupa batu, kain, akar - akar tanaman dll sering digunakan orang Maluku jaman dahulu untuk membantu proses bekerja dan termasuk dalam kategori barang - barang adat (pusaka adat). Khasiat pakatang paling populer adalah kebal atau tidak mempan dengan senjata tajam, sering diterapkan orang Maluku dalam berperang. Seiring perkembangan jaman, orang - orang mulai memilih hidup modern dan mulai meniggalkan barang - barang tersebut, tapi ada saja orang - orang jahat dan iseng yang menyalahgunakan barang - barang ini untuk kepentingan diri sendiri seperti memikat perempuan, membantu usaha laris manis, hingga bentrok bakupukul dengan orang lain. Sangat miris.

#3 wujud leluhur tiap mata rumah

Percaya atau tidak, setiap mata rumah (marga) orang maluku memiliki nenek moyang masing - masing yang kadang menginterfensi dunia nyata dengaan wujud - wujud tertetntu seperti bebek, buaya, ular tembaga, manusia tua dll dan hanya orang Maluku terpilih yang bisa mengenali nenek moyang mereka serta mampu membedakan mana roh jahat dan mana roh baik dalam wujud - wujud tersebut.

#4 suanggi

Hal ini merupakan 100% praktek ilmu hitam karena suanggi sebenarnya adalah manusia yang melakukan ritual pada iblis. Suanggi akan melakukan tarian khusus di bawah bulan purnama hingga pada proses pelepasan kepala dari tubuh kemudian mencari bayi atau anak - anak untuk dimakan bagian tubuh mereka. Biasanya suanggi ada di daerah - daerah perkampungan seperti di pedalaman pulau Yamdena, Seram, Tual dll akan tetapi pada tahun 2013-2014 disiarkan banyak media mengenai kasus suanggi yang muncul secara terang - terangan di siang hari di Ambon. Hal ini berarti eksistensi mereka masih tetap ada sekalipun jaman sudah sangat modern

#5 pataheri/ potong kepala

Tradisi yang satu ini sangat menjadi momok bagi anak laki - laki sulung karena jika sedang musim orang potong kepala, setiap anak laki - laki wajib mengamankan diri di dalam rumah di atas jam 5 sore. Mengapa potong kepala ? orang Maluku paham ada tingkatan ilmu supranatural dimana salah satu tahap memperolehnya adalah dengan syarat kepala anak laki - laki yang berumur tertentu dan masih perjaka. Tradisi pataheri ini diyakini masih dijalankan beberapa suku minoritas di beberapa pedalaman Maluku.

#6 botol manci

Botol manci merupakan sosok supranatural yang katanya hanya ada di Maluku. Ciri - ciranya seperti orang kerdil menggunakan topi dan sangat menyukai bola (pimpong, kasti, volly dll) dan sering bergerombolan, berbicara dengan manusia seperti biasa - biasa saja dan karena memang tidak menakutkan tetapi sebagian orang percaya ada botol manci ada yang sangat jahat yang tidak bisa diajak kompromi. Konon botol manci merupakan bangsa makhluk halus kerdil yang memiliki daerah kekuasaan yang menjadi tempat tinggal mereka, tidak sedikit juga yang bersahabat akrab dengan manusia.

#7 khasiat pakaian tenun lengkap

Oleh karena produksi kain tenun paling banyak dilakukan oleh orang Maluku Tenggara maka hanya sedikit orang yang memahami jika seseorang sedang sakit, cukup menggunakan kain tenun (yang asli) menutupi seluruh badannya kemudian tidur, dan pada saat bangun, orang tersebut akan sembuh dengan sendirinya. Percaya atau tidak, hal ini benar - benar terjadi.

#8 Bahasa Tanah hanya diketahui orang - orang tertentu

Bahasa Tanah atau bahasa asli orang Alifuru ini tidak untuk dipelajari secara detail atau dipublikasikan karena ini sangat amat rahasia dan hanya orang - orang tertentu yang bisa berbahasa tanah dengan benar, anehnya bahasa ini merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang. Dengan kata lain, seseorang hanya akan bisa berbahasa tanah jika ia layak untuk menerima warisan tersebut.


Ada tradisi yang harus tetap dijaga, ada pula tradisi yang sebaiknya ditinggalkan karena bagaimanapun manusia semestinya hidup dengan nilai - nilai kemanusiaan. Khusus untuk hal tradisi yang bersifat warisan turun temurun sebaiknya tetap dijaga baik - baik karena kita tidak boleh menghancurkan pagar jika tidak tau mengapa pagar tersebut dibangun.



#TahuriBabunyi
 
Copyright © tahuribabunyi. Designed by OddThemes