Filosofi Orang Ambon

8:30 AM
Di Indonesia, karakteristik orang Ambon cenderung dikenal dengan kesan kasar bahkan pemarah, lebih dari itu dianggap sebagai preman (bukan premanisme). Posting kali ini akan mengulas bebrapa hal mengenai karakteristik orang Ambon yang sebenarnya jauh dari ekspektasi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Alifuru Bangsa Asli Maluku
Nahulu-Alifuru: Bangsa Asli Maluku

  1. hitam putih'
    ini adalah ungkapan yang sering digunakan dalam syair - syair daerah mengenai karakter orang muda khususnya laki - laki. hal ini tergambar dalam syair "ayam hitam, telurnya putih. mencari makan, di pinggir kali. sio nyong hitam, giginya putih, kalau tertawa manis sekali'. Penafsiran syair ini bukan pada orientasi kulit hitam (tidak ada kulit hitam di Maluku, yang ada hanya sawo matang) tetapi pada sisi keburukan seseorang tetap saja ada kebaikan yang nampak walaupun hanya sedikit (gignya putih) maka itu akan sangat baik. ungkapan sejenisnya seperti 'nona ambon hitam manis', 'hitam tapi manis manggustan' dll
  2. 'potong di kuku, rasa di daging' dan 'ale rasa, beta rasa'
    kedua ungkapan di atas memiliki arti yang sama yaitu saling membantu karena adanya keterikatan yang sangat kuat bahkan lebih dari hubungan keluarga. Jika seseorang sedang berduka, maka yang lain akan turut merasakannya begitupun ketika bahagia.
  3. filosofi pohon sagu
    pohon yang satu ini menjadi sumber makan utama orang timur pada jaman dahulu ketika datang musing kekeringan yang panjang. Pohon ini sekaligus sebagai simbol karakter orang Maluku yang kasar tetapi memiliki hati nurani (bagian terdalam) yang baik adanya (pohon sagu di luar, berduri tetapi di dalamnya ada sagu yang putih ketika diendapkan). Ini seperti filosofi padi pada umumnya.
  4. satu hati, satu jantong
    ini merupakan ungkapan dalam budaya Pela Gandong  yang mengarah pada hubungan kekeluargaan (bukan satu ibu) tetapi bersifat mengikat.
Setiap daerah pasti memiliki ciri khas masing - masing. Kalau di Maluku, lebih identik dengan hubungan persaudaraan.



#tahuribabunyi

Blog Maluku tahuribabunyi

6:37 AM
blog tahuri babunyi
anak - anak tiup tahuri

* TAHURI sebagai alat musik

Tahuri = kuli bia = fu = terompet kerang,  merupakan alat musik tradisional khas Maluku yang terbuat dari 100% bahan alami yaitu dari kerang laut yang dicuci bersih kemudian dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari, setelah itu dilubangi bagian porosnya untuk menghasilkan nada - nada ketika ditiup. Semakin kecil bentuk tahuri, maka semakin nyaring bunyi yang dihasilkan dan sebaliknya semakin besar tahuri maka semakin redam suaranya (bass).

Alat musik ini sering digunakan pada upacara adat maupun pentas seni musik yang dikolaborasi dengan tifa, kolintang dan seruling. Namun jauh sebelum itu, tahuri merupakan alat komunikasi orang Alifuru yang digunakan para marinyo (penyalur pesan) untuk menyampaikan pesan dari raja kepada masyarakat. Dalam konteks cakalele, tahuri yang ditiup prajurit berarti 'memanggil' serta dapat memberikan semangat membara di dalam dada prajurit kabaressi.


* filosifi blog tahuribabunyi

Terinspirasi dari makna tahuri sebagai alat musik serta menyandingkannya dengan kata 'babunyi' yang berarti berbunyi, maka  blog tahuribabunyi diciptakan untuk menjadi media kreatif guna berbagi berita - berita menarik seputar Maluku. Oleh karena syarat utama konten atau artikel yang diterbitkan harus memiliki nilai edukatif, maka diharapkan seluruh elemen dari blog tahuribabunyi dapat memberikan dampak positif bagi Maluku.

Kegunaan suara tahuri ketika ditiup sama halnya blog tahuribabunyi ketika menyuarakan segala sesuatu tentang Maluku. Dengan demikian, setiap postingan dalam blog ini bersifat informatif berdasarkan fakta, wawancara, cerita turun - temurun, opini, hingga data statistik yang terbagi dalam setiap kategori/label sesuai kebutuhan pembaca.


* sosial media 

twitter @tahuribabunyi | facebook fanspage @tahuribabunyi

Awalnya, blog ini hanya menggunakan facebook fanspage sebagai indikator pembaca setia blog, namun seiring berkembangnya tingkat pengguna sosial media twitter dan instagram di Maluku, maka lahirlah akun ig dan twitter yang telah terintegrasi untuk menyebarluaskan setiap konten blog.


* sejarah singkat lahirnya blog tahuribabunyi

Hobi admin yang sering berurusan dengan komputer (harware & software) sejak SD terus meningkat tiap tahunnya. Hobi ini pun mengantar admin untuk belajar menggunakan blog dengan platform blogger pada masa SMP sehingga sering menghabiskan waktu di warnet untuk belajar coding dan tampilan blog (waktu friendster masih berkuasa). Pada masa itu, jumlah warnet di Ambon hanya dua lokasi dengan kecepatan internet yang sangat memprihatinkan.

Seiring bertambah luasnya network pengguna sosial media, kebiasaan chating mIRC dengan orang luar pun akhirnya membuat admin berpikir untuk mempromosikan Maluku pada dunia. Blog yang tadinya menulis hal - hal pribadi akhirnya dipenuhi dengan tulisan - tulisan mengenai Maluku. Fase ini terus berlangsung di masa SMA dengan alamat blog ddevan39.blogspot.com. 

Setelah keluar merantau dan bisa berkenalan dengan beberapa blogger di daerah lain barulah admin paham seluk beluk dunia blogging yang baik dan benar disamping membaca tutorial di internet (yang kebanyakan hanya tutorial abal - abal). Dengan sedikit merasa malu karena masih menggunakan tulisan alay (huruf angka, tulisan besar kecil, permintaan meninggalkan komen dll) akhirnya blog lama pun dihapus secara permanen. 

Lahirlah konsep GoBlog For Maluku yang sekaligus mejadi alamat situsnya goblogformaluku.blogspot.com karena masih seputar merancang blog demi mempromosikan Maluku. Menyadari alamatnya terlalu panjang dan kurang branded, maka dibuat blog yang baru lagi dengan nama GoMoluccas.blogspot.com. GM mampu bertahan selama hampir dua tahun dengan konten - konten yang sangat diminati oleh pembaca karena meliput kegiatan sehari - hari orang Maluku.

Yakin dengan transformasi gaya bahasa yang sudah mulai interaktif dan konsisten, akhirnya admin memodifikasi GoMoluccas menjadi blog baru dengan menambahkan unsur branding dan teknik sosial networking. Dengan antusias, akhirnya domain berbayar pun di beli dengan alamat  situs tahuribabunyi.com. Iya, dot com, Top Level Domain (TLD) dimana terdapat resiko yang cukup besar jika blog ini gagal lagi.

Konsep tahuribabunyi lahir pada tahun 2012 berupa rancangan jangka panjang sambil menjalankan blog GoMoluccas. Akhirya pada tahun 2015, admin memutuskan untuk tetap konsisten dengan hanya satu blog yaitu tahuribabunyi sebagai media untuk mempromosikan Maluku, dihapuslah domain lama dan melakukan repost di alamat blog yang baru. Berbagai teknik optimasi, labelisasi dan basis data menjadi kekuatan khusus untuk admin berjuang mempertahankan blog ini tetap eksis. Terbukti, berbagai konten blog tahuribabunyi banyak diperbincangkan oleh pengguna sosial media (dalam dan luar Maluku) dan mampu menjangkau viewer dengan range kisaran 600 - 1000 pengunjung tiap harinya. 


* last words


Menyadari sungguh bahwa blog ini punya banyak kekurangan dan masih jauh dari kesempurnaan, maka admin memohon maaf yang sebesar - besarnya jika ada postingan yang tidak berkenan di hati pembaca, serta bersedia menerima kritikan demi memperbaiki apa yang harus diperbaiki dalam blog ini sehingga blog tahuribabunyi akan terus eksis sebagai Blog Maluku terbaik serta menjadi media independen yang berintegritas dalam skema membangun Maluku dengan cara - cara yang kreatif.



Hormat,


admin

Denissa Alfiany Luhulima

7:56 AM
KEPRIBADIAN PEREMPUAN.


Salam Basudara !
Kepribadian seorang perempuan paling umum digambarkan melalui aspek pikiran, tingkah laku, dan ucapan. Profil kali ini menganggat seorang sahabat yang punya cara  bergaul yang khas dengan orang baru maupun orang lama, orang tua dan anak muda, dosen dan sesama mahasiswa, dll dalam hal memberi pengaruh yaitu Denissa Alfiany Luhulima. 

Denissas Alfiany Luhulima
Denissa Alfiany Luhulima, S.Kom.
Bermula dari iseng menunjukan Blog Tahuri Babunyi dan meminta mengomentarinya, ternyata berujung pada wawancara singkat untuk mengetahui pandangan dari Alumni Teknik Informatika itu mengenai kepribadian seorang perempuan.

"Bisakah perempuan digambarkan dengan lima kata ?"
Dengan Cepat, Denis menjawab "Perempuan tidak bisa digambarkan dengan lima kata karena perempuan itu rumit"

"Dalam hal apa perempuan bisa dikatakan rumit?"
"Seorang perempuan rumit dalam hal pikiran, tingkah - laku dan ucapan"

"Kapan ketiga hal itu menjadi sederhana?"
"tidak ada yang sederhana, segalanya dipertimbangkan, misalanya; berpakaian, memasak, persiapan sebelum ke ecara event, dll. jadi jangan heran kalau perempuan punya persiapan yang matang sebelum menghadiri undangan acara"

"Apakah semua  hal tersebut dapat mewakili kepribadian perempuan muda   Maluku?"
"Kalau dulu dan sekarang sama saja, tetapi berbeda dalam hal berbicara ketika mau menyampaikan suatu maksud. Kalau dulu, perempuan lebih terkesan berwibawa, tapi kalau sekarang paling sulit untuk mengontrol ucapan"

"Kalau begitu, karakter seperti apa yang harus dimiliki perempuan muda Maluku?"
"Sedikit lebih ramah. Seperti pahlawan Christina Martha Tiahahu yang kuat, pintar dan mandiri (bukan berarti tidak membutuhkan laki - laki). jangan hanya kuat dalam perkataan saja tetapi otak juga"

Deretan jawaban dari ahli analisa Sistem Informasi Bisnis itu seperti makna pepatah lama dalam syair Huhate;

"Orang muda huhate, bae-bae
jangan sampai dapat kulit durian
Pasang mata telinga, kalau mencari teman
jangan sampai dapat kulit durian"

Dari segi perempuan,  syair tersebut mengajarkan seorang perempuan untuk berhati - hati dalam memilih, apalagi soal pasangan hidup.


#tahuribabunyi

Ikalesang Ia Rumai Ea

8:00 AM
Tentunya kita tidak asing lagi dengan istilah 'kalesang' tapi bagaimana dengan judul di atas ?. Kalimat yang menggunakan bahasa asli dari Maluku ini mempunyai arti 'saling peduli dang saling mengasihi' yang merupakan realisasi dari kehidupan orang Maluku dalam kesehariannya. terbukti dari tradisi terkait yaitu 'Pela Gandong', 'laeng lia laeng' dan 'laeng sayang laeng', 'potong di kuku, rasa di daging', 'ale rasa, beta rasa', 'satu hati, satu jantong', 'sayang dilale' dll. semuanya dapat dirangkum dengan kalimat bahasa tanah 'Ikalesang Ia Rumai Ea' karena memiliki satu makna yang mirip.

Panas Pela Lemdesar Timur dan Sifnana
( Panas Pela Lemdesar Timur dan Sifnana 2012 )
Bukan kebetulan bahwa tradisi yang banyak di Maluku memiliki makna yang sama karena begitulah kehidupan orang Maluku hingga sekarang dan semoga akan tetap terus terjaga. Lantas, realisasi seperti apa yang ada dalam makna 'Ikalesang Ia Rumai Ea' ?

Tentu saja berkisar dari artinya. Orang Maluku juga mengalami jaman tidak ada uang yang dikenal dengan 'Barter' misal orang desa pesisir pantai yang melakukan barter dengan desa  bagian pegunungan, hal ini saja merupakan realisasi sederhana dari makna kalimat tersebut.

Di jaman modern sekarang ini, 'Ikalesang Ia Rumai Ea' sering diimplementasikan dengan cara tolong menolong antara sesama yang sangat erat dengan kekeluargaan (tetap sama dengan jaman dulu) seperti menegur/menasehati teman layaknya adik/saudara serta sangat mendalam. Segala hal yang mengacu pada kepedulian, dilakukan orang Maluku secara mendalam sehingga terjalin hubungan kekeluargaan yang sangat kental. Hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh sesama umur, tetapi juga semua kalangan mulai dari anak - anak, muda - mudi, orang tua hingga oma opa. hal ini dikenal dengan istilah 'sayang dilale' yang juga mempunyai makna yang sama dengan tradisi Maluku lainnya.

Semua tradisi tersebut diturunkan melalui nasehat, lagu, tarian, permainan, ornamen dll agar tradisi manis ini tetap terjaga.


#tahuribabunyi
 
Copyright © tahuribabunyi. Designed by OddThemes